Laporan: H Nur
(Studi tentang faktor-faktor yang menyebabkan remaja cenderung untuk berserikat secara bebas dan faktor-faktor yang mempengaruhi remaja ingin menonton VCD porno serta pengaruh pergaulan dan VCD porno terhadap perilaku remaja).Oleh: Dian Anisa Rohmahwati, Lutfiati Aulia dan Sri Mulyati KIR-SMU Bungah Gresik Grup Assaadah.Seperti kita ketahui remaja adalah generai bangsa berikutnya. Dipundak jawab remajalah yang ditempatkan bangsa. Remaja diharapkan akhirnya akan mampu menyelaraskan nya bangsa Indonesia dengan negara lain di dunia. Namun keadaan remaja akhir telah mencapai nadir pergaulan concern.Rampant dan sirkulasi VCD porno pada orang dewasa muda menyebabkan berbagai kerusakan moral, misalnya kasus di Ciawi akhir tahun lalu. Seorang remaja bernama Basir (18) diperkosa tetangganya sendiri anak bernama Nur Hasanah (5) setelah mencekiknya terlebih dahulu. (Tidak nama sebenarnya) Berbagai usaha telah. Telah dibuat untuk membimbing para pemuda untuk memiliki kepribadian yang tinggi sesuai dengan identitas nasional Indonesia. Upaya yang dilakukan, antara lain, melalui pendidikan dengan perubahan kurikulum. Kurikulum yang baru (2004) diharapkan mampu menjawab tantangan dan dapat membawa perubahan yang lebih baik. Namun, pengaruh eksternal yang negatif sangat kuat seiring dengan globalisasi yang menghilangkan batas-batas negara dan nation.Hence timbul beberapa masalah yang menyebabkan kita untuk melakukan penelitian. Masalah-masalah ini faktor-faktor yang mempengaruhi remaja cenderung untuk berserikat secara bebas, apakah faktor-faktor yang menyebabkan remaja ingin menonton VCD porno dan bagaimana pengaruh pergaulan bebas dan peredaran VCD porno terhadap perilaku remaja di tujuan community.The dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan faktor-faktor yang mempengaruhi remaja cenderung untuk berserikat secara bebas, untuk menggambarkan faktor-faktor yang mempengaruhi remaja ingin menonton VCD porno dan menggambarkan pengaruh pergaulan bebas dan peredaran VCD porno terhadap perilaku remaja di subyek community.The penelitian ini adalah siswa SMA dan mahasiswa teknik industri. Sekolah yang dipilih sekolah adalah sekolah tinggi Bungah Gresik Sidayu Gresik Assaadah Kanjeng Sepuh SMU, SMU saya Sidayu Gresik dan Universitas Muhammadiyah Gresik. Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitianini tersebar kuesioner untuk memperoleh data yang akurat dan beton diadakan 7-15 Februari 2003. Data penelitian dianalisis dengan statistik deskriptif. Statistik deskriptif untuk menjawab pertanyaan penelitian hanya gambaran statistik dari rata-rata atau persentase. Statistik deskriptif lebih terkait dengan pengumpulan dan penyajian data (Hakim et al, 1977). Berdasarkan pembahasan analisis data yang diperoleh kesimpulan bahwa 39, 13% dari 46 siswa yang tidak setuju dengan pergaulan seks bebas beralasan dengan mereka merasa lebihgaul , 25,09% menganggap pergaulanbebas tuntutan seiring kemajuan zaman, 21,74% menyatakan bahwa seks tidak selalu buruk dan 13, 04% tidak memberikan komentar. Hal ini menunjukkan bahwa faktor terbesar yang menyebabkan remaja cenderung untuk berserikat secara bebas adalah keinginan mereka untuk menjadi lebih gaul oleh teman-teman mereka. Sementara itu, alasan mereka menonton VCD porno yang keluar dari rasa ingin tahu sebanyak 51,8% dari 108 siswa, 31,48% untuk teman-teman diundang, 12,96% menonton VCD porno kebetulan (tidak sengaja), 3,7% tidak memberikan komentar. Hal ini menunjukkan bahwa faktor terbesar yang menyebabkan remaja untuk menonton VCD porno adalah rasa ingin tahu yang besar untuk VCDs.Mhasiswa pornografi antara 22,22% dari 94 siswa dinyatakan promiskuitas sebagai pengalaman, 22,22% mengatakan pergaulanbebas sebagai tuntutan kemajuan zaman, 11,11% berpikir seks tidak selalu buruk, dan 44,44% tidak berkomentar. Hal ini menunjukkan bahwa faktor terbesar yang menyebabkan siswa untuk bergaul bebas sebagai pengalaman dan kemajuan tuntutan usia. Sementara itu, alasan mereka menonton VCD porno adalah 25% dari 48 siswa merasa penasaran, 16,67% menganggap VCD porno sebagai pengalaman, 12,50% karena ajakan teman, dan 45,83% tidak berkomentar. Hal ini menunjukkan bahwa faktor terbesar yang menyebabkan remaja suka menonton VCD porno keluar dari kondisi curiosity.Social yang meningkatkan kemungkinan seorang remaja bebas untuk menonton VCD porno. Sementara VCD porno dapat menyebabkan kecanduan remaja (ingin menonton lagi) dan kecenderungan untuk memperaktikkan apa yang dilihat. Tulisan ini adalah abstrak dari esai siswa Assa'adah-Ilmiyah juara II dalam lomba LKTI (Lomba Menulis Ilmiyah) Tingkat Propoinsi Jawa Timur.